P-ISSN : 2964-1527
E-ISSN : 2964-1306

TJANTRIK: JURNAL SEJARAH DAN PENDIDIKAN SEJARAH

Pemikiran Gus Dur tentang Nasionalisme dan Multikulturalisme serta Pengaruhnya terhadap Kehidupan Sosial-Politik di Indonesia

Libertus Syukur Iman Gea, Subaryana, Anggar Kaswati

Abstract

The purpose of writing this thesis is to explain the background of Gus Dur's life, to find out how Gus Dur thinks about nationalism and multiculturalism in Indonesia and to explain the influence of Gus Dur's thoughts on socio-political life in Indonesia. In this study, the author uses the approach and type of literature review research, through the literature that explains the history and thoughts of Gus Dur. The results of this paper indicate that Gus Dur's social background was influenced by his family environment from Islamic boarding schools and his academic environment in Cairo, Baghdad, and Europe. Gus Dur's thoughts on nationalism and multiculturalism in Indonesia have changed the social order in Indonesia and his criticism of the government is not in accordance with humanity. The influence of this thought on social and political life in Indonesia is the existence of inter-religious and inter-ethnic harmony in Indonesia and being able to overcome the separatist movements in Papua and Free Aceh when he became president.

Keywords : Gus Dur's Thoughts, Nationalism, Multiculturalism

Abstrak

Penulisan skrispsi ini bertujuan untuk menjelaskan latar belakang kehidupan Gus Dur, untuk mengetahui bagaimana pemikiran Gus Dur tentang nasionalisme dan multikulturalisme di Indonesia dan untuk menjelaskan pengaruh pemikiran Gus Dur terhadap kehidupan sosial-politik di Indonesia. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kajian literatur, melalui literatur-literatur yang menjelaskan sejarah dan pemikiran Gus Dur. Hasil dari penulisan ini menunjukkan bahwa latar belakang sosial Gus Dur dipengaruhi oleh lingkungan keluarganya yang berasal dari pesantren dan lingkungan akademiknya di Kairo, Baghdad, dan Eropa. Pemikran Gus Dur tentang nasionalisme dan multikulturalisme di Indonesia banyak merubah tatanan sosial di Indonesia serta kritikannya terhadap pemerintah yang tidak sesuai dengan kemanusiaan. Pengaruh dari pemikiran tersebut terhadap sosial dan politik di Indonesia yaitu adanya kerukunan antar umat beragama dan antar suku di Indonesia dan serta mampu mengatasi gerakan separatis di Papua dan Aceh Merdeka saat ia menjadi presiden.

Keywords : Pemikiran Gus Dur, Nasionalisme, Multikulturalisme.
Full Text
PDF
References

Abdurahman Wahid, 2006, Islamku Islam anda Islam Kita, Yogyakrta : The Wahid Institut.

Abdurahman Wahid, 1999, Tuhan Tidak Perlu Dibela, Yogyakarta : LkiS.

Ali Masykur Musa, 2010, Pemikiran dan Sikap Politik Gus Dur, Jakarta :Erlangga.

Andre Ata Ujan, 2011, Multikulturalisme Belajar Hidup Bersama Dalam Perbedaan, Jakarta: PT. Indeks

Anom Whani Wicaksana, 2018, Gus Dur Jejak Bijak Sang Guru Bangsa, Yogyakarta: C-Klik Media.

Benyamin Molan, 2015, Multikulturalisme Cerdas Membangun Hidup Bersama yang Stabil dan Dinamis, Jakarta: PT. Indeks.

Greg Barton, 2000, Memahami Abdurrahman Wahid, Dalam Pengantar Abdurrahman Wahid, Prisma Pemikiran Gus Dur, Yogyakarta: LKiS.

Greg Barton, 2002, Biografi Gus Dur : (The Authorized Biography of Abdurrahman Wahid), Yogyakarta : LkiS.

MN. Ibad dan Akhmad Fikri Af, 2012, Gus Dur Bapak Tionghoa Indonesia, Yogyakarta: LKiS

Muhammad Rifai, 2014, Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid) : Biografi  Singkat 1940-2009, Yogyakarta : Garasi House Of Book.

Muhtalim, 2017, Negara Islam Nir-Kekerasan: Studi Pemikiran Gus Dur,Yogyakarta: Karkasa.

Listiyono Santoso, 2004, Teologi Politik Gus Dur, Yogyakarta : Ar-Ruzz Jojakarta.

Syafaruddin Usman & Isnawita Din, 2010, Pasang Surut Sejarah Papua Dalam Pangkuan Ibu Pertiwi, Yogyakarta: Planet Buku.